Kamis, 19 Juli 2012

Jaman Pergerakan Nasional Part 1 (National Movement Era of Indonesia)


Budi Utomo, Pelopor Pergerakan Nasional

Masa pergerakan nasional dimulai sejak lahirnya organisasi pergerakan yang pertama kali Budi Utomo pada tanggal 20 Mei 1908, karena itu seluruh bangsa Indonesia setiap tanggal 20 Mei menyelenggarakan upacara peringatan "Hari Kebangkitan Nasional". Dimulainya pergerakan nasional pada tahun 1908, tidaklah berarti bahwa bangsa Indonesia mulai berjuang menuntut kemerdekaan pada saat itu.


Sejarah perjuangan Bangsa Indonesia umumnya dengan jaman imperialisme itu sendiri. Kita mengenal berbagai peristiwa diseluruh Indonesia kita mengenai usaha-usaha Sultan Agung dari Mataram yang ingin mengusir kolonialisme Belanda dari Indonesia. Kita mengenal juga Pangeran Dipoenogoro, Pera Padri, Perang Aceh, Perang Banjar, Palembang dan lain-lain. Di seluruh pelosok tanah air dari belenggu penjajah. Karena perlawanan-perlawanan tersebut masih bersifat kedaerahan, Belanda berhasil memadamkan perlawanan itu satu demi satu.

Sejak 1908 bangsa Indonesia menyadari sepenuhya bahwa perlu menggunakan strategi baru. Organisasi-organisasi pergerakan akan dijadikan alat yang penting dalam upaya merebut kemerdekaan.

Lahirlah berturut-turut organisasi pergerakan, antara lain:

  1. Budi Utomo (BU), 20 Mei 1908, oleh Soetomo dan kawan-kawan.
  2. Sarekat Islam (SI), tahun 1911 oleh H. Saman Hudi, bernafaskan islam.
  3. Muhammadiyah, tahun 1912 oleh Kiai Haji Ahmad Dahlan.
  4. Indiische Social Demokratische Vereneging (ISDV) tahun 1914, oleh Sneevlit dan kawan-kawan. Menyadari organisasinya yang beraliran Marxis tidak mudah dapat diterima oleh bangsa Indonesia yang religious, karena itu ISDV menggandeng pada SI dengan jalan menyusupkan para pimpinannya menjadi anggota/pimpinan SI. Dengan demikian SI sedikit demi sedikit dapat diperngaruhi sehingga makin cenderung ke kiri. Menyadari akan hal ini, maka para pimpinan SI di dalam kongresnya tahun 1912 berhasil mengusahakan agar SI mengambil disiplin partai. Akibatnya SI pecah menjadi SI putih dan SI merah. Sementara itu pada tahun 1920 ISDV berubah menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI) yang pada tahun itu juga menyatakan masuk Anggota Komunis Inernasional (Kominterem). Pada tahun 1923 SI Merah menjadi Sarekat Rakyat (SR) dan merupakan organisasi mantel PKI.
  5. Patai Nasional Indonesia (PNI), pada tahun 1927 oleh Ir. Soekarno.
  6. PARIDRA, pada tahun 1935 yang merupakan gabungan antara BU dan Partai Bangsa Indonesia (PBI).
  7. Lahir pula organisasi-organisasi pemuda yang bersifat kedaerahan seperti : YONG JAVA, YONG SELEBES, YONG SUMATERA dan lain-lain.
Partai Komunis Indonesia (PKI)
Rasa persatuan dan kesatuan makin tertanam pada lubuk hati para pemuda kita. Perasaan inilah yang mendorong mereka untuk berkumpul menyelenggarakan Kongres Pemuda yang pada tanggal 28 Oktober 1928 yang menghasilkan "Sumpah Pemuda". Jiwa Sumpah Pemuda ternyata pengaruhnya sangat besar pada organisasi-organisasi pergerakan pada umumnya, sehingga perasaan akan perlunya persatuan dan kesatuan di dalam perjuangan kemerdekaan makin menjiwai para pemimpinnya.

Pidato Budi Utomo ( www.4shared.com/film-sejarah-indonesia.html )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar